Setelah mengakhiri vlognya. Casey muncul kembali pada 28 November 2016 dengan video barunya yang berjudul The Vietnam Notebook.

Setelah tidak mengupload video lebih dari seminggu. Casey kembali dengan sesuatu yang berbeda. Setidaknya itulah yang dapat saya baca dari komentar-komentar yang ada di video tersebut. Saya setuju dengan hal itu. Tidak ada footage dari drone, tidak ada adegan-adegan kamera jatuh, timelapse dan segala hal yang sering saya lihat di vlognya sehari-hari. Lewat video terbarunya Casey mencoba menceritakan perjalanannya dengan Owen (anaknya) di Vietnam. Bukan sebuah video petualangan. Tapi, sebuah video nostalgia tentang perjalanan dengan Owen. Mungkin, inilah satu-satunya hal yang tidak pernah berubah dari Casey. Casey selalu tahu bagaimana caranya bercerita. Bercerita dengan caranya sendiri.

Saya pertama kali mengenal Casey lewat vlognya. Casey pertama kali mengupload vlognya pada 26 Maret 2015. Sejak saat itu Casey mulai mengupload vlognya SETIAP HARI. Bangun, rekam, edit, upload. Itu artinya dia telah mengupload kurang lebih 500 vlog dalam dalam waktu hampir 2 tahun ini.

Sepanjang vlognya casey memang menampilkan sesuatu yang menghibur. Saya sangat senang ketika dia bercerita dan menampilkan bagaimana dia bekerja keras sebagai seorang ayah, pengembang aplikasi, youtuber, dan movie maker.

Saya rasa tidak ada youtuber yang lebih serampangan dari dia. Menghancurkan lensa kamera berkali-kali dan menghilangkan drone seharga puluhan juta berkali-kali. Berkendara menggunakan skateboard elektik sambil memegang kamera dan mengendalikan drone. Semua dilakukan hanya untuk menghasilkan gambar yang bagus dan berbagi pengalamannya dengan penonton. Bahkan, menempatkan kamera dengan posisi-posisi yang merepotkan adalah hal yang biasa bagi dia. Sesuatu yang mungkin tidak akan anda temui di vlogger manapun.

Sekarang, kita tidak akan lagi menemukan semua itu dari Casey. Pada 19 November 2016, Casey resmi mengakhiri vlognya. Casey bukanlah orang pertama yang membuat vlog. Tapi, bagaimana caranya bercerita telah menarik orang untuk melihatnya setiap hari. Setidaknya itulah yang terjadi kepada saya. Dengan berakhirnya vlog Casey. Maka, berkurang juga satu tontonan menarik di youtube.

Tapi, dengan berakhirnya sesuatu maka akan ada awalan baru. Karena Casey selalu berkata…

“Kamera adalah alat dan cerita adalah raja”.

Thank you for your story, Casey Neistat. I will miss your vlog.

Salam, JuruReview.

Advertisements