Yura Yunita, sebagai salah satu penyanyi solo wanita Indonesia saat ini. Pada 27 Desember 2016 kemarin baru saja merilis video klip terbarunya yang berjudul Intuisi. Lagunya sendiri telah dirilis beberapa bulan sebelum video klip ini dirilis. Intuisi juga telah menjadi tajuk dalam pagelaran konser tunggalnya beberapa waktu yang lalu.

Untuk video klip Intuisi dapat anda lihat di channel youtube resmi Yura Yunita. https://www.youtube.com/user/yurayunita

Dari menit awal sudah terasa suasana Jepang pada video klip ini. Suasana itu ditunjukkan dengan adanya bangunan dengan atap khas Jepang. Selain itu, alunan instrumen pada awal lagu juga makin memperkuat suasana tersebut.

atap-jepang
Atap khas Jepang

Pada menit berikutnya kita akan menjumpai sosok yang tidak asing lagi. Seorang aktor yang sering menghiasi perfilman Indonesia, Reza Rahadian. Video klip ini adalah video klip pertama yang menghadirkan Reza sebagai model video klipnya.

reza-rahardian
Reza Rahardian dalam video klip Intuisi

Pada video klip ini dapat terlihat bahwa warna yang ditunjukkan pucat cenderung ke abu-abuan. Warna seperti ini saya temui juga dalam video klip Tulus – Monokrom. Sepertinya warna seperti ini menjadi sebuah trend, saya pun tidak masalah selama warna memang mendukung cerita. Seperti pada video klip ini, warna yang ditampilkan menurut saya sesuai dengan isi dari lagunya sendiri.

Dalam video klip ini, walaupun pengambilan gambarnya dilakukan di Jepang. Tetapi, Yura tetap membawa beberapa hal yang menunjukkan identitasnya sebagai Indonesia. Salah satunya adalah beberapa topeng yang dipakai oleh Reza Rahadian.

topeng-kelana-reza
Topeng Kelana

Dari beberapa topeng yang ditampilkan hanya topeng kelana yang dapat saya kenali. Dua topeng yang lain, agak sulit saya kenali.

topeng-1

topeng-2

Pada bagian ini saya mengartikan pemakaian topeng sebagai bentuk perubahan dari sifat manusia. Perubahan dari sosok pria yang ditemui Yura, perubahan yang membuatnya tidak pernah sama lagi dengan sosok yang dia kenal dulu.

Selain itu, jika dilihat lebih jauh. Ada produk karya anak bangsa yang dipakai Yura Yunita pada video klip ini. Produk itu adalah jam tangan kayu dari Matoa. Berikut adalah penampakan beberapa jam tangan tersebut.

jam-yura-matoa-mori
Matoa Mori
jam-yura-3-matoa-sumba
Matoa Sumba
jam-reza-matoa-rote
Matoa Rote

Matoa sendiri adalah produsen jam tangan kayu asli Indonesia. Untuk mengetahui lebih jauh tentang Matoa, anda dapat mengunjungi https://www.matoa-indonesia.com/

Dari segi cerita, video klip ini menurut saya berhasil menceritakan isi lagu secara jelas. Saat melihat pertama kali video klip ini cerita yang ada dalam pikiran saya adalah tentang seorang wanita yang pergi untuk bertemu kekasihnya tapi ketika bertemu tenyata dia sudah berubah. Intuisi yang membawanya sampai ke Jepang berakhir dengan kekecewaan. Hal tersebut diperkuat dengan lirik “tapi, tak jua… kau hiraukan aku…” lirik tersebut diperkuat dengan adegan Yura membelakangi kuburan. Seolah berkata Intuisi yang membawanya pergi adalah intuisi yang membawanya pula pada “matinya” perasaannya tersebut.

scene-kuburan

Perlu diketahui ketika melihat video klip ini, itu adalah pertama kalinya saya mendengarkan lagu Intuisi.

Secara garis besar video klip ini berhasil membawa saya menyelami cerita Yura dalam lagu Intuisi. Cerita personal yang pada akhirnya dia tuliskan menjadi sebuah lagu. Saya selalu kagum pada setiap karya yang dibuat dari hati. Apalagi jika karyanya bisa hits. Karena tidak semua karya yang dari hati bisa diterima setiap orang. Karena, dia punya hati kamu juga punya hati.

Jadi, akan membawa kemanakah Intuisinya itu ? Saya berharap akan membawanya pada karya-karya yang lebih baik atau sama baiknya.

Dan akan membawa kemanakah Intuisi mu ? akan membawamu pergi ke dia yang pernah ada ? atau ke orang yang baru ?

Saya Mas Wahono undur diri.

Semoga Intuisi mu kembali membawamu kesini.

Salam JuruReview.

Advertisements