Apa kabar semua ? Semoga baik-baik saja. Setelah berlibur cukup panjang dari kegiatan review. Hari ini review kembali dimulai. Sesuai dengan judulnya, produk yang kali ini akan kami review adalah D-Link DCS-2132L. Sebuah IP Camera kecil dengan kemampuan merekam video HD.

Tanpa berlama-lama lagi, bersama saya Ono di sini. Inilah review D-Link DCS-2132L. Mari kita mulai.

Dalam Kotak

Dalam kotak penjualannya kita akan mendapatkan seperangkat dokumen garansi dan buku manual. Lalu, 1 adapter untuk menghubungkan kamera dengan listrik. Terdapat pula 1 kabel ethernet untuk menghubungkan kamera pada jaringan internet yang kita miliki. Disediakan pula beberapa sekrup untuk menempelkan kamera di dinding atau bidang tertentu. Dan yang terakhir 1 unit D-Link DCS-2132L.

Desain

Keseluruhan badan dan penopang kamera terbuat dari bahan plastik. Bahan tersebut dilapisi cat matte yang halus. Namun, sayangnya pilihan warna yang tersedia hanya warna putih. Saya pribadi lebih suka jika ada pilihan warna hitam. Lebih tidak cepat kotor.

Material yang berbeda akan kita temui pada bagian poros kamera. Bagian ini terbuat dari besi. Bagian tersebut berfungsi untuk mengatur kemiringan kamera. Jika dibandingkan dengan DCS-820L, saya merasa bahwa kamera ini lebih berat. Mungkin, bagian dari besi inilah yang membuatnya sedikit lebih berat.

Poros pengatur kemiringan D-Link DCS-2132L

Pada bagian depan terdapat lensa kamera, beberapa lampu indikator untuk status, WPS, dan infrared. Terdapat pula sensor gerak dan cahaya. Lalu microphone dan speaker.

Bagian Depan D-Link DCS-2132L.jpg

Bagian Depan D-Link DCS-2132L 2

Pada bagian belakang terdapat port ethernet, tombol WPS, tombol reset, port untuk listrik, ring untuk mengatur kemiringan kamera, dan I/O konektor yang saya sendiri tidak tahu fungsinya untuk apa.

Bagian Belakang D-Link DCS-2132L

Bagian Belakang D-Link DCS-2132L 2

Pada bagian belakang dan atas kamera terdapat lubang. Saya tidak tahu pasti apa fungsinya. Tetapi, jika dilihat dari letaknya. Saya rasa ini berfungsi untuk saluran udara, agar bagian dalamnya tidak overheat.

Lubang Ventilasi

Pada bagian sisi kanan terdapat slot Micro SD. SD card yang dapat digunakan pada slot ini maksimal 32GB. Sedangkan pada sisi kirinya tidak terdapat apapun, hanya putih polos.

Tampak samping D-Link DCS-2132L

Pada bagian penopang kamera terdapat empat titik bantalan dan lubang untuk menyangkutkan sekrup. Sekrupnya sendiri dapat anda temukan dalam paket penjualannya.

Penopang D-Link DCS-2132L

Sekrup D-Link DCS-2132L

Fitur

Bicara tentang fitur, beberapa fitur yang disediakan antara lain : Night Mode, 2 Way Audio, dan Remote View. Untuk mengakses fitur-fitur tersebut anda harus mengunduh mydlink™ Lite. Pada perangkat bersistem operasi Android anda dapat mengunduhnya di play store dan untuk iOS dapat diunduh di App Store. Sedangkan untuk PC atau laptop anda dapat masuk ke https://id.mydlink.com/entrance.

Night Mode. Fitur ini memungkinkan anda untuk melihat keadaan sekitar walaupun dalam kondisi gelap gulita. Sensor yang digunakan pada kamera ini adalah sensor infra merah.

2 Way Audio. Fitur ini memungkinkan anda dapat berkomunikasi dua arah dengan orang yang ada didepan kamera. Orang yang ada didepan kamera dapat mendengarkan suara anda melalui speaker yang ada pada kamera. Orang tersebut juga dapat berbicara dengan anda melalui microphone yang ada pada kamera.

Remote View. Dengan fitur ini anda dapat memantau segala hal yang terekam kamera melalui smartphone, tablet, PC, atau laptop yang anda miliki.

Kualitas Kamera

D-Link DCS-2132 pada dasarnya memiliki sistem kerja yang sama dengan DCS-820L. Kamera hanya akan menyimpan video atau foto jika mendeteksi gerakan atau suara. Kemudian file tersebut akan tersimpan kedalam SD Card. Jadi, kamera ini tidak menyimpan seluruh gambar yang direkamnya. Walaupun begitu anda tetap dapat melihat Live View melalui aplikasi mydlink™ Lite atau website https://id.mydlink.com/entrance.

D-Link DCS-2132L dapat merekam video hingga resolusi 720p. Video yang direkam memperlihatkan detail yang lebih baik dari DCS-820L. Tetapi, video yang dihasilkan cenderung gelap menurut saya. Setidaknya tidak lebih terang dari DCS-820L. Ada satu hal yang saya sayangkan dari kamera ini. Pada saat mencoba kamera ini saya tidak menemukan pilihan untuk mengatur tingkat kecerahan kamera. Jika tingkat kecerahannya dapat diatur pasti akan lebih menyenangkan.

Jangkauan lensa dari DCS-2132L tidak selebar DCS-820L. Tapi, ada hal menarik pada mode malamnya. Pada mode malam, kamera akan fokus pada objek yang mendekat ke kamera. Sehingga, kita akan dapat melihat objek yang terekam lebih jelas. Selain itu, hal yang cukup membuat saya terkesan adalah kemampuan microphone nya. Microphone nya dapat merekam suara dengan jelas. Untuk lebih menggambarkan bagaimana kualitas kamera ini, silahkan tonton video di bawah ini.

Kesimpulan

Sebagai sebuah IP Camera, D-Link DCS-2132L memberikan kualitas di atas rata-rata menurut saya. Kemampuannya untuk merekam sampai maksimal 720p memberikan gambaran yang jelas ketika sedang “memantau”. Dengan beberapa fitur seperti Night mode, 2 Way Audio, dan Remote View membuatnya semakin lengkap. Ditambahkan lagi, kamera ini memiliki ukuran yang kecil sehingga menghemat tempat. Ring pengatur kamera pada bagian belakang juga memberikan kita keleluasaan untuk mengatur posisi kamera ini. Sehingga, anda dapat memposisikan kamera pada sudut terbaiknya.

Tetapi, tingkat kecerahan merekam video yang tidak dapat diatur menjadi masalah yang sedikit mengganggu saya. Masalah tersebut mungkin dapat diatasi dengan update firmware dimasa yang akan datang. Karena tentu akan sayang rasanya jika sudah dapat merekam HD tetapi cenderung gelap.

Satu lagi yang sedikit mengganggu saya adalah cara untuk menyambungkan kamera dengan perangkat yang kita miliki. Tidak seperti DCS-820L, DCS-2132L harus disambungkan terlebih dahulu pada router yang kita miliki. Setelah disambungkan pada router barulah kita dapat mengaturnya untuk digunakan secara wireless. Walaupun caranya tidaklah begitu sulit. Tapi, jujur saja itu sangat merepotkan bagi saya.

Kabel Ethernet D-Link DCS-2132L

Sebenarnya ada cara yang lebih sederhana yaitu menggunakan Zero Configuration. Dengan cara ini anda hanya perlu menekan tombol WPS pada D-Link kamera anda, lalu menekan tombol WPS pada router. Dalam hitungan detik kamera dan router anda akan tersambung. Tetapi, sayangnya hal ini hanya bisa dilakukan jika anda menggunakan router dari D-Link.

Jadi, jika anda memiliki router D-Link dan ingin membeli IP Camera. Maka, produk ini bisa menjadi pasangan yang tepat. Tersambung dalam hitungan detik dan anda pun dapat memantau rumah atau kantor dimanapun anda berada.

Bagaimana menurut anda ? Punya pertanyaan atau pendapat ? Silahkan komentar di kolom komentar di bawah.

Saya Mas Wahono. Undur diri.

See you on next the review.

Salam, Juru Review.

Advertisements