IP Camera sebuah perangkat yang berfungsi sebagai pengawas keamanan. Sering kita jumpai di beberapa tempat seperti rumah, kantor, ataupun tempat umum lainnya. IP Camera menjadi pilihan karena biasanya memiliki fitur yang beragam dan cara instalasinya yang mudah. Kita dapat melakukan instalasi sendiri tanpa perlu bantuan teknisi. Tapi, di balik kemudahannya tentu ada kelemahannya. Salah satunya adalah sudut pengambilan gambar yang terbatas.

Karena biasanya IP Camera ditempatkan secara permanen sehingga hanya bisa mengawasi satu sudut tertentu. Hal tersebut menyebabkan sudut-sudut penting sering kali terlewatkan. Tetapi, hal tersebut rasanya tidak akan kita temukan pada produk yang satu ini. D-Link DCS-2630L. Sebuah IP Camera dengan lensa wide 180°.

Bagaimana rasanya menggunakan produk yang satu ini ? Bersama Ono di sini. Inilah review D-Link DCS-2630L, Full HD 180° Wi-Fi Camera.

Dalam Kotak

Dalam kotak penjualannya kita akan mendapatkan beberapa dokumen garansi dan buku petunjuk penggunaan. Kita juga akan mendapatkan adaptor untuk menyambungkan kamera dengan sumber listrik. Adaptor ini dilengkapi oleh colokan yang dapat dibongkar pasang. Fungsi tersebut pastinya akan berguna jika kita suatu saat pergi ke luar negeri. Lalu, kita akan mendapatkan beberapa sekrup dan satu unit D-Link DCS-2630L.

Desain

D-Link DCS-2630L tersedia dalam pilihan warna hitam saja. Keseluruhan badan kamera terbuat dari bahan plastik. Keseluruhan badan dibalut oleh lapisan cat glossy. Lapisan yang sedikit berbeda akan kita temukan pada bagian belakang, tepatnya bagian speaker. Pada bagian tersebut terdapat lapisan cat matte yang halus.

Pada bagian depan kita akan menemukan sensor cahaya, sensor infra merah, power connector, mic, lensa kamera, dan sensor gerak.

Bagian depan D-Link DCS-2630L b

 Bagian depan D-Link DCS-2630L

Pada bagian belakang kita akan menemukan status indikator, tombol WPS, slot microSD, dan tombol reset.

Bagian belakang D-Link DCS-2630L b

Bagian belakang D-Link DCS-2630L

Pada bagian penyangga kamera terdapat lubang untuk menaruh sekrup. Lubang ini berfungsi untuk menempelkan kamera pada dinding atau bidang tertentu. Sekrupnya sendiri telah disediakan dalam paket penjualannya.

Bagian bawah D-Link DCS-2630L

sekrup-d-link-dcs-2132l.jpg

Bagian penyangga ini dapat diatur sudutnya hingga 90°. Sehingga, kita dapat mengatur kamera sesuai dengan posisi yang kita inginkan.

D-Link DCS-2630L

Fitur

Fitur yang terdapat pada D-Link DCS-2630L hampir serupa dengan DCS-820L dan DCS-2132L. Semua fitur dapat kita akses menggunakan aplikasi mydlink™ Lite. Kita dapat mengunduhnya di play store untuk Android dan di App Store untuk iOS. Sedangkan untuk PC atau laptop dapat diakses melalui https://id.mydlink.com/entrance.

Fitur seperti Two-Way Audio, Remote View, dan Night Mode masih disediakan oleh D-Link pada produknya yang satu ini. Sama dengan DCS-820L dan DCS-2132L. Perbedaannya terdapat pada kualitas perekamannya. Kamera ini telah mendukung resolusi rekaman video sampai 1080p dan dilengkapi lensa wide 180°. Jadi, secara teknis kamera ini memiliki jangkauan rekam yang lebih luas dari DCS-820L dan DCS-2132L.

Kualitas Kamera

D-Link DCS-2630L dapat merekam video sampai kualitas 1080p. Lensa yang digunakan dapat menangkap keadaan sekitar hingga 180°. Sehingga, ruang lingkup yang dapat dilihat lebih luas. Kamera memberikan hasil perekaman yang relatif jelas. Baik di dalam ataupun di luar ruangan. Hasilnya yang sama juga akan kita dapatkan pada mode malamnya.

Kekurangannya adalah walaupun sudah bisa merekam hingga 1080p tetapi masih banyak noise yang terlihat. Kualitas video juga sangat tergantung dari kecepatan internet yang kita miliki.

Beralih kebagian mic. Mic yang terdapat pada kamera ini dapat mendeteksi suara asalkan suaranya keras dan tidak terlalu jauh. Sensitifitas penangkapan suara juga dapat kita atur melalui aplikasi mydlink™ Lite.

Jika efek patah-patah dan noise dapat kita temukan pada videonya. Hasil yang berbeda akan kita temukan pada kualitas fotonya. Foto yang dihasilkan menurut saya cukup baik. Anda dapat melihatnya sendiri disini. Jika anda kurang puas anda dapat melihat foto ukuran aslinya di www.flickr.com/jurureview.

20150101_190517

20150101_190240

Kesimpulan

Dari segi desain, D-Link DCS-2630L memberikan desain yang menarik perhatian saya. Baik dari bentuk ataupun materialnya. Kedua hal tersebut menunjukkan kalau produk yang satu ini memang tidak murah. Tampilan glossy pada bagian depan menutupi semua sensor yang ada pada kamera. Sehingga, terlihat rapi. Walaupun tertutup, semua sensor berfungsi dengan baik. Penempatan slot microSD dan tombol-tombolnya juga sudah tepat menurut saya. Namun, slot micro USB sebagai tempat untuk mengalirkan listrik agak terlalu kebawah. Jika ditaruh sedikit keatas saya rasa lebih baik.

Dari segi penyimpanan data, D-Link DCS-2630L sudah mensupport microSD sampai 128GB. Dengan kapasitas sebesar ini, saya rasa itu cukup untuk masa 1 tahun. Kamera ini juga sepertinya telah melakukan kompresi file dengan cukup baik. Sebagai bahan perbandingan, untuk video berdurasi 1 menit dengan resolusi Full HD. Hanya menghabiskan memori sebesar ± 7MB.

Kompresi D-Link DCS-2630L

Ditambah lagi, sistem kerja penyimpanannya sama dengan DCS-820L dan DCS-2132L. Hanya menyimpan video dan foto jika terdeteksi gerakan dan suara. Jadi, lebih menghemat ruang penyimpanan.

Dari segi kualitas kamera, harus saya akui kualitasnya diluar dugaan saya. Awalnya saya kira video yang dihasilkan akan sangat jernih. Karena kamera ini dapat merekam sampai Full HD.  Tapi, pada kenyataannya tidak. Seperti yang telah saya jelaskan diatas, video yang dihasilkan masih menunjukkan banyak noise dan cenderung patah-patah. Saya tidak tahu pasti apa yang menyebabkan hal itu. Setelah saya lihat kembali, hal tersebut sepertinya disebabkan oleh sensor kamera yang hanya 3 MP. Serta frame rate yang dihasilkan hanya 14fps.

FPS D-Link DCS-2630L

Melihat fungsi sebagai IP Camera bukan kamera perekam video. Saya rasa data diatas memang dapat dimaklumi.

Setelah mencoba beberapa IP Camera. Saya akhirnya tiba pada sebuah kesimpulan bahwa kualitas kamera bukanlah fokus dari pengembangan produk sejenis ini. Setidaknya tidak hari ini. Pengembangannya difokuskan pada bagaimana membuat sebuah produk yang dapat merekam lingkungan sekitar secara real time. Maka, produsen lebih fokus untuk memikirkan cara bagaimana mengirimkan data video tersebut dengan cepat dan sederhana.

Kecepatan dan kesederhanaan tersebut bisa kita dapatkan pada D-Link DCS-2630L. Cukup nyalakan kameranya, install aplikasinya, sambungkan ke jaringan internet, dan dalam sekejap kita mendapatkan video real time. Sehingga, kita dapat melihat sudut-sudut rumah dimana pun dan kapan pun.

Terlepas dari kualitas perekaman video yang diluar ekspektasi saya dan harganya relatif mahal. Secara keseluruhan kamera ini memberikan kualitas yang baik. Baik dari segi build quality, fitur, dan kemudahan instalasinya. Jujur saya bahkan tidak perlu membaca buku petunjuknya untuk memakai produk yang satu ini. Ya, semudah itu.

Bagaimana menurut anda ? Punya pertanyaan atau pendapat ? Silahkan komentar di kolom komentar di bawah.

Saya Mas Wahono. Undur diri.

See you on next the review.

Salam, Juru Review.

Advertisements