Halo, semua. Jika pada minggu-minggu sebelumnya Juru Review membahas tentang IP Camera. Seperti DCS-820L, DCS-2132L, dan DCS-2630L. Maka, kali ini kami akan membahas tentang aplikasi yang menjalankan perangkat tersebut. Inilah dia mydlink™ Lite. Sebuah aplikasi yang diperuntukkan untuk IP Camera dari D-Link.

Apa saja fungsinya ? Bagaimana cara penggunaannya ? Bersama Ono di sini. Inilah review mydlink™ Lite.

Desain

Dari segi desain, mydlink™ Lite menampilkan desain yang sangat sederhana. Hanya menampilkan dua warna utama. Warna putih dan biru. Dimulai dari bagian awal aplikasi, akan muncul dua pilihan utama. Local dan Remote.

mydlink lite awal

Setelah kita memilih salah satu pilihan dari menu utama. Kita akan berpindah ke bagian Live View. Pada bagian ini kita dapat mengatur fungsi IP Camera yang tersambung pada aplikasi. IP Camera yang saya gunakan ketika mereview aplikasi ini adalah D-Link DCS-2630L.

Jika kita menekan tanda pada pojok kanan atas. Maka, kita akan berpindah ke menu lainnya.

Menu mydlink lite

Dengan tampilan yang sederhana ini, saya hanya perlu percobaan satu atau dua kali untuk bisa lancar menggunakan fungsi-fungsinya.

Fungsi

Setelah berbicara sedikit tentang desainnya. Bagaimana dengan fungsinya ? Mari, kita mulai dari bagian depan. Seperti yang telah dijelaskan di atas. Bagian depan terdapat dua menu utama, Local dan Remote.

Local and Remote mydlink lite

Local dan Remote sebenarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu menghubungkan IP Camera dengan smartphone yang kita miliki. Perbedaannya terdapat pada jarak jangkauannya. Pada menu Local, smartphone terhubung langsung dengan jaringan Wi-Fi yang dimiliki IP Camera. Jadi, jarak maksimalnya kira-kira hanya 10 meter. Sedangkan Remote menghubungkan smartphone dan IP Camera di manapun dan kapan pun. Dengan syarat, IP Camera dan smartphone memiliki sambungan internet. Untuk menggunakan fungsi remote kita harus memiliki ID Mydlink. Jika belum memilikinya kita dapat daftar dengan mengklik New users, sign up here untuk melakukan pendaftaran.

Setelah smartphone kita terhubung dengan IP Camera. Maka, selanjutnya kita dapat mengontrol berbagai fungsi IP Camera.

Fungsi mydlink lite

A : Berfungsi untuk mengaktifkan/tidak mengaktifkan speaker pada smartphone kita. Jika kita mengaktifkannya, kita dapat mendengarkan suara yang terekam oleh microphone IP Camera.

B : Berfungsi untuk mengambil gambar/foto.

C : Mengatur resolusi video yang ditampilkan. Untuk DCS – 2630L terdapat tidak pilihan 480p, 720p, dan 1080p.

D : Berfungsi untuk mengaktifkan/tidak mengaktifkan microphone pada smartphone kita. Jika kita mengaktifkannya, maka suara yang terekam pada smarphone akan terdengar pada speaker yang terdapat pada IP Camera.

E : Berfungsi untuk mengatur mode pengambilan gambar. Pada DCS – 2630L terdapat tiga pilihan. Mode siang, malam, atau auto.

F : Berfungsi untuk menampilkan informasi jenis IP Camera yang digunakan, frame rate, dll.

Selain fungsi-fungsi di atas, masih banyak pengaturan yang dapat kita lakukan melalui aplikasi ini. Berikut adalah beberapa pengaturan yang saya rasa penting untuk kita ketahui.

Mengatur sensitifitas sensor gerak dan suara

Untuk mengatur sensitifitas sensor gerak kita hanya perlu klik Settings, klik Motion Detection with PIR, lalu klik Active Area.

Motion Detection mydlink lite

Pada Active Area, kita dapat memilih daerah yang ingin kita tandai. Sensitifitasnya juga dapat kita atur. Semakin tinggi tingkat persennya maka semakin sensitif. Begitu juga sebaliknya.

Motion detection mydlink lite

Untuk mengatur sensitifitas sensor suara kita hanya perlu klik Settings, klik Sound Detection, klik Detection Level.

Sound Detection mydlink lite

Pada pengaturan ini semakin kecil angkanya maka semakin sensitif suara yang dapat dideteksi. Begitu juga sebaliknya.

Sound Detection mydlink lite

Mengatur penyimpanan file

Untuk mengatur penyimpanan file kita hanya perlu klik tanda pada pojok kanan atas di Live View, klik Playback, klik tanda pajak pojok kiri bawah.

Menu mydlink lite 2

Lalu klik When SD card is full, kita dapat memilih Overwrite atau Stop recording and notify me. Jika memilih Overwrite maka IP Camera akan otomatis menghapus file dengan tanggal rekam paling lama. Jika micro SD penuh. Sedangkan jika memilih Stop recording and notify me maka IP Camera akan memberikan notifikasi jika micro SD penuh. Pilihan ini tidak menghapus file secara otomatis. Jadi, kita perlu membackup secara manual jika ingin mengosongkan micro SD.

Penyimpanan mydlink lite

Kesimpulan

mydlink™ Lite memiliki desain yang sederhana. Kesederhanaan ini memberikan kemudahan kepada penggunanya. Seperti yang telah saya jelaskan di atas, saya hanya perlu percobaan satu atau dua kali untuk bisa menggunakan aplikasi ini. Namun, sayangnya untuk fungsi seperti multiple views tidak tersedia di aplikasi ini. Padahal fungsi tersebut tentu akan sangat berguna jika kita memiliki lebih dari satu kamera. Fungsi tersebut hanya dapat kita temukan di mydlink™ Plus.

mydlink plus android

mydlink plus iOS

Aplikasi tersebut dapat kita beli dengan harga Rp 12.000. Harga yang sebenarnya tidak cukup mahal untuk sebuah aplikasi. Jadi, kita hanya perlu memilih. Memilih aplikasi gratis dengan fitur yang terbatas atau mengeluarkan sedikit uang. Dengan sekali bayar kita akan mendapatkan aplikasi dengan fitur yang lengkap. Ya,… walaupun saya tahu sebenarnya kita lebih suka yang gratis.

Bagaimana menurut anda ? Punya pertanyaan atau pendapat ? Silahkan komentar di kolom komentar di bawah.

Saya Mas Wahono, undur diri.

See you on next the review.

Salam, Juru Review.

Advertisements