Hewlett Packard (HP) merupakan salah satu produsen komputer terbaik di dunia. Kita tentu tidak asing lagi dengan brand yang satu ini. Berbagai macam produknya seperti laptop, PC, printer, tablet, dan smartphone telah banyak hadir di pasar Indonesia. Seperti banyak produsen komputer lainnya. HP juga merambah ke bidang aksesoris komputer seperti keyboard, mouse, dan bahkan perangkat audio seperti speaker.

Pada review kali ini saya akan membahas salah satu produk speaker dari HP. HP 2.0 Speaker System s5000. Apakah produk ini sebaik produk HP lainnya ? Bersama Ono di sini, inilah review HP 2.0 Speaker System s5000.

Dalam Kotak

Dalam kotak penjualannya kita akan mendapatkan seperangkat buku manual produk dan buku garansi. Lalu, satu unit HP 2.0 Speaker System s5000. Terdiri dari dua bagian. Speaker sebelah kiri dan kanan.

Desain

Unit yang saya miliki berwarna putih. Ada dua pilihan warna untuk produk yang satu ini, berwarna hitam dan berwarna putih. Semua bagian dilapisi dengan lapisan cat matte. Bahan yang digunakan adalah plastik. Bahan yang sedikit berbeda akan kita temukan pada bagian depannya. Bagian penutup speaker terbuat dari bahan besi/alumunium. Tepat dibawahnya terdapat tulisan HEWLETT – PACKARD pada kedua sisinya. Terdapat pula lampu indikator on/off pada speaker sebelah kanan.

Bagian depan HP 2.0 Speaker System S5000

Bagian belakang. Pada speaker sebelah kiri tidak terdapat detail apapun hanya terdapat kabel jack untuk menyambungkannya ke speaker sebelah kanan.

Bagian belakang HP 2.0 Speaker System S5000

Jack kiri HP 2.0 Speaker System S5000

Pada bagian speaker sebelah kanan terdapat tombol pengatur volume yang berfungsi juga sebagai tombol on/off. Dibawahnya terdapat dua port, satu port untuk headphone/earphone dan satu port untuk menyambungkannya dengan speaker sebelah kiri. Terdapat pula dua kabel, kabel USB 3.0 untuk listrik dan jack 3.5 mm untuk audio.

Lubang jack HP 2.0 Speaker System S5000

Jack dan usb kanan HP 2.0 Speaker System S5000

Pada bagian samping dan atasnya tidak terdapat detail apapun, hanya putih polos.

Bagian atas dan samping HP 2.0 Speaker System S5000

Sedangkan pada bagian bawah terdapat beberapa bantalan.

Bagian Bawah HP 2.0 Speaker System S5000

Kualitas Suara

Sebelum saya menjelaskan bagaimana kualitas suara dari speaker ini. Silahkan tonton video berikut ini.

Setelah menggunakan speaker ini beberapa minggu. Suara yang dihasilkan sebenarnya cukup baik. Saat memutar musik akustik atau pop, suara yang dihasilkan terdengar detail. Begitu juga saat digunakan untuk menonton film, baik suara pemain ataupun backsound film terdengar dengan baik. Untuk mendengarkan podcast juga sama baiknya. Tetapi, ketika mendengarkan musik seperti EDM barulah kekurangannya saya rasakan. Suara yang dihasilkan memang kencang. Tetapi, ketika musik sudah terlalu kompleks maka ada suara yang terdengar pecah pada beberapa bagian.

Jika bicara tentang bass. Saya rasa bassnya biasa saja. Saya pribadi tidak terlalu suka dengan speaker yang terlalu ngebass.

Kekurangan lainnya, saat saya mencolokkan kabel USB 3.0 nya ke port USB 2.0 terkadang speaker tidak merespon sama sekali. Namun, ketika saya mencolokkannya ke USB 3.0 speaker dapat berjalan dengan baik. Saya tidak tahu pasti apakah ini memang sudah pengaturan pabrik atau komputer saya saja yang bermasalah. Tetapi, jika memang itu adalah pengaturan pabrik. Maka, anda harus pastikan komputer atau laptop anda memiliki port USB 3.0. Jika ingin membeli speaker ini.

Satu hal lagi yang harus anda perhatikan. Pastikan komputer/laptop anda memiliki daya listrik yang cukup. Karena jika daya listriknya tidak cukup, speaker akan mengeluarkan suara dengung yang sangat mengganggu menurut saya.

Kesimpulan

Sederhana adalah kata yang mungkin tepat untuk menggambarkan speaker ini. Desain yang ditampilkan cenderung polos. Tidak memiliki aksen atau hiasan tertentu. Beberapa hal yang saya tidak suka adalah penempatan tombol dan portnya. Tombol volume atau on/off yang berada dibelakang mengharuskan kita memberikan ruang yang cukup untuk speaker ini. Pasti akan merepotkan jika kita memasang speaker ini terlalu rapat dengan dinding atau bidang tertentu. Port headphone/earphone yang berada dibelakang juga akan merepotkan jika kita ingin lepas pasang headphone/earphone. Apalagi jika kita tidak memiliki kabel management yang baik. Jika saja tombol volume dipindah ke depan dan port headphone/earphone dipindah ke samping, saya rasa akan lebih baik.

Kesederhanaan juga terdapat pada kualitas suaranya. Suara yang dihasilkan hanya diperuntukkan untuk kebutuhan dasar. Seperti, mendengarkan musik dan menonton film. Suara yang dihasilkan tidak buruk tapi tidak terlalu bagus juga. Dari skala 1-5, saya memberikan nilai 3 untuk suara dan 4 untuk desain.

Intinya tidak ada hal istimewa yang bisa ditawarkan oleh speaker yang satu ini. Agak disayangkan memang jika melihat harganya yang dipatok antara 200 – 400 ribuan. Jadi, saya pribadi tidak menyarankan produk ini untuk anda miliki. Memang sepertinya jika berurusan dengan masalah audio kita harus memilih produsen yang memiliki spesialis tentang itu. Lalu, bagaimana dengan HP ? Saya rasa mereka belum ketahap itu.

Bagaimana menurut anda ? Punya pertanyaan atau pendapat ? Silahkan komentar di kolom komentar di bawah.

Saya Mas Wahono, undur diri.

See you on next the review.

Salam, Juru Review.

Advertisements