Sejak awal kemunculannya di awal Februari 2017, Cinta dan Rahasia sepertinya berhasil menarik banyak perhatian. Setidaknya itulah yang saya rasakan di blog ini. Sejak saya menulis komentar pertama saya tentang teleseries tersebut. Data statistik menunjukkan banyak orang yang membacanya.

Tepat hari ini 28 April 2017, Cinta dan Rahasia sampai di episode terakhirnya. Melihat hal tersebut, menarik rasanya untuk kembali berkomentar tentang teleseries yang satu ini. Bersama Ono di sini. Selamat datang di sesi “Comment” Cinta dan Rahasia episode terakhir.

Cinta dan Rahasia episode terakhir

Konsisten dengan judulnya

Sepanjang penjalanannya teleseries yang satu ini berhasil mempertahankan tema utamanya. Tema cinta dan persahabatan terus akan anda temukan sepanjang episode. Mulai dari awal sampai akhir. Walaupun menurut saya karena ke konsistenan ini konflik yang ditimbulkan cenderung sangat tipis. Konflik memang dimunculkan pada teleseries ini. Tetapi, konflik yang ada masih berputar pada persoalan percintaan antar pasangan. Hal tersebutlah yang terkadang membuat teleseries ini menjadi membosankan dibeberapa episode. Untungnya keadaan tersebut terasa lebih baik ketika dimunculkan konflik Rizky dengan ayahnya, konflik Gita dengan keluarganya, dan konflik lain diluar konflik percintaan.

Karakter pendukung

Kehadiran beberapa karakter pendukung seperti Dimas, Raisa, Kunto, Radit. Membuat cerita menjadi berkembang. Awalnya, saya mengira teleseries ini akan berjalan sangat mainstream. Karena tema yang diambil adalah tema percintaan. Tetapi, kehadiran karakter pendukung membuat karakter utama menjadi lebih kuat. Konflik-konflik yang dihadirkan juga semakin beragam berkat karakter-karakter tersebut.

Hanya 60 episode

Sejauh yang saya hitung, dimulai dari 6 Februari 2017 sampai hari ini. Cinta dan Rahasia menyelesaikan ceritanya dalam 60 episode. Net.TV sepertinya memang memilih untuk menarik penonton dengan episode yang sedikit. Tapi, cerita yang dihadirkan padat dan berisi. Daripada membuat banyak episode tapi ceritanya melebar entah kemana.

Memang seperti inilah harusnya teleseries atau sinetron dibuat. Episode yang dihadirkan haruslah tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Episode yang terlalu pendek akan membuat penjelasan karakter dan tujuan menjadi sangat minim. Tetapi, episode yang sangat panjang hanya akan membuat ceritanya terus melebar. Sampai akhirnya judul tak pernah sejalan lagi dengan cerita.

Season 2 ?

Apakah season 2 akan hadir ? bisa iya bisa tidak. Untuk bagian ini saya tidak bisa berkomentar banyak. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya anda menontonnya sendiri.

Agar anda tidak penasaran… Anda dapat menonton kembali teleries ini melalui web http://zulu.id/

Jadi, bagus kah teleseries ini ?

Satu hal yang pasti. Ini lebih baik dari sinetron.

Sekali lagi ini adalah murni opini pribadi. Jadi, kemungkinan besar akan berbeda dengan opini kamu. Kalau ada komentar silahkan tulis di kolom yang ada dibawah.

Kalau cinta ya bilang cinta. Kalau sayang ya bilang sayang.

Saya Mas Wahono undur diri.

Salam Juru Review.

Advertisements