Sejak umur semakin bertambah. Bulu – bulu di beberapa bagian tubuh mulai tumbuh. Seperti kumis dan janggut. Sejak saat itu pula kegiatan bercukur jadi kegiatan rutin di akhir bulan. Saya biasanya membeli pisau cukur 10 ribuan isi 2 di mini market dekat rumah. Tapi, entah kenapa pisau cukur itu selalu hilang setiap berganti bulan. Jadi, saya terpaksa harus selalu membeli pisau cukur baru tiap bulan.

Karena hal itulah saya mulai beralih ke pisau cukur elektrik. Saya pun mencari pisau cukur elektrik “termurah” yang bisa saya dapatkan di pasaran. Setelah mencari-cari. Pilihan saya akhirnya jatuh pada Philips Electric Shaver PQ206. Setelah jatuh pada pilihan ini. Maka, pertanyaan selanjutnya adalah “Seberapa baikkah Philips Electric Shaver PQ206 ?”

Bersama Ono disini. Inilah review Philips Electric Shaver PQ206.

Dalam Kotak

Dalam kotak penjualannya kita akan mendapatkan beberapa dokumen produk, 1 buah kuas pembersih, 1 penutup pisau, dan 1 unit Philips Electric Shaver PQ206. Tidak disertakan baterai ukuran AA pada paket penjualannya.

Desain

Pilihan warna yang tersedia hanya warna hitam. Keseluruhan badan Philips PQ206 terbuat dari bahan plastik. Hanya bagian pisau dan tempat baterai saja yang terbuat dari bahan metal/besi.

Bagian depan terdapat tempat untuk menaruh baterai ukuran AA. Area tersebut ditutupi dengan tutup yang terbuat dari plastik keras. Lalu, tepat di atasnya terdapat tombol On/Off. Jika digeser ke atas maka pisau cukur akan menyala.

Bagian depan Philips PQ206

Tombol On Off Philips PQ206

Bagian belakangnya tampil polos hitam dengan tambahan beberapa keterangan produk. Lalu, di bagian atas tepatnya di bagian tengah terdapat tombol untuk membuka pisau cukur.

Bagian belakang Philips PQ206

Tombol pembuka pisau cukur Philips PQ206

Sedangkan bagian samping tampil polos tanpa tulisan apapun.

Bagian samping Philips PQ206

Beberapa aksesoris tambahan ikut disertakan dalam paket penjualannya. Penutup untuk pisau serta kuas pembersih. Penutup tampil bening dengan material plastik. Kuas pembersihnya terbuat dari bahan plastik dan hanya berukuran sekitar 5 cm. Walaupun aksesoris yang disertakan itu sederhana. Tapi, ketersediaan dua hal tersebut menurut saya memang pantas ada daripada tidak sama sekali.

Aksesoris Philips PQ206

Kenyamanan

Saat memegang Philips PQ 206 saya seperti memegang sebuah mouse. Karena ukurannya hampir sama seperti mouse yang biasa saya pakai. Bentuk lengkungannya juga sangat nyaman ketika dipegang. Saya tidak menemukan hambatan ketika harus melakukan manuver, meliuk-liuk, bergeser dari satu area ke area lain.

Untuk urusan membersihkan, Philips PQ206 dapat dikatakan mudah dan praktis. Pisau pencukurnya dapat dilepas. Sehingga, anda dapat menyapu sisa-sisa hasil pencukuran dengan kuas yang disediakan. Namun, yang perlu digaris bawahi sekali lagi. Produk ini tidak tahan air. Jadi, jangan mencoba membersihkannya dengan air. Cukup sapukan saja dengan kuas yang disediakan.

Hasil Cukur

Untuk hasil cukurnya sendiri menurut saya hasilnya tidaklah mengecewakan. Pisau cukur terasa halus ketika diarahkan ke area bulu-bulu yang ingin dicukur. Namun, sayangnya Philips PQ206 tidak tahan air. Sehingga, kita tidak dapat menambahkan foam untuk bercukur. Tapi, bagi saya pribadi Philips PQ206 sudah lebih dari cukup. Karena kumis dan janggut saya tidaklah terlalu lebat.

Hasil Cukur Philips Electric Shaver PQ206

Hasil Cukur 2 Philips Electric Shaver PQ206

Kesimpulan

Dari bentuk dan kemampuannya. Philips PQ206 bukanlah pencukur elektrik yang diperuntukkan untuk semua orang. Ketidakhadiran fitur anti air membuat alat cukur yang satu ini tidak dapat dipasangkan dengan foam cukur. Pisau pencukur yang terdapat pada produk ini juga berukuran kecil. Jadi, rasanya produk ini tidak cocok bagi anda yang berbulu lebat.

Untuk pemakaian jangka panjang. Dituliskan dalam keterangannya bahwa pisau cukurnya dapat bertahan hingga 2 tahun. Jangka waktu yang cukup panjang sebenarnya. Tapi, hingga saat ini saya belum bisa menemukan penjual pisau pengganti dari produk ini. Hal itu tentunya bisa jadi salah satu pertimbangan anda untuk membeli atau tidak membeli produk ini.

Dari harga dan fitur yang disediakan, Philips PQ206 seperti diperuntukkan untuk anda yang ingin beralih dari cukur manual ke cukur elektrik. Untuk anda yang ingin mencoba cukur elektrik tapi tidak ingin mengeluarkan uang terlalu banyak. Philips PQ206 bisa menjadi jawabannya. Tapi, seperti yang telah saya tuliskan di atas. Bagi anda yang berbulu lebat saya sangat tidak menyarankan produk yang satu ini.

Jadi, siapkah anda beralih dari cukur manual ke cukur elektrik ?

Saya Mas Wahono, undur diri.

See you on the next review.

Salam,

Juru Review.

Advertisements